Wednesday, October 01, 2008

Ambeien, Wasir, Hemorrhoid, atau Apalah...


Bete banget deh kena ambeien alias wasir yang nggak sembuh-sembuh. Wasir yang aku alami ini termasuk hemorrhoid external, jadi sangat mengganggu sekali. Udah sekitar dua bulan aku kena penyakit ini. Berbagai cara udah aku cuba; minum ambeven, pake anusol, bahkan ngikat wasir pake karet, tapi semuanya gagal total. Sekarang sih wasir nggak begitu sakit cuma begitu mengganggu, apalagi ketika BAB. Benjolannya itu lho, nggak kempes-kempes.

Tadi sempet baca-baca referensi di internet tentang wasir. Penyakit ini memang belum diketahui secara pasti penyebabnya, bisa keturunan, bisa juga pembengkakan pembuluh darah di anus. Ada berbagai cara untuk mengobatinya, tanpa operasi atau dengan operasi. Membaca referensi ini aku malah tambah pusing. Alternatif untuk mengobatinya ternyata banyak banget. Ada dengan pengikatan arteri di anus, Transproctoscopie Doppler Ultrasound Haemorrhoidal Artery Ligation (apaan tuh?), penyuntikan anus, dll. Mana yang tepat buat aku? Itulah yang bingung. Kalaupun udah tau yang tepat, gimana biayanya? Mahal nggak? Pusing pisan...

Varises di anus yang lebih dikenal dengan istilah ambeien, salah satu pemicunya adalah kebiasaan buang air besar dengan cara duduk. Mereka yang kurang menkonsumsi makanan berserat pun punya kecenderungan cukup besar untuk menderita varises di anus.. (sumber..)


Buat yang belum kena wasir, selamat deh tapi jangan seneng dulu karena persentase untuk terkena wasir itu cukup tinggi. Untuk itu perlu dilakukan cara-cara berikut:
  • Tidak mengejan terlalu berat ketika buang air besar
  • Hidari duduk terlalu lama, usahakan untuk beristirahat duduk dengan berdiri selama beberapa menit
  • Menjaga pola istirahat untuk membuat relaksasi pada anus terjadi lebih sering
  • Banyak makan makanan yang berserat tinggi, seperti buah-buahan dan sayuran
  • Hindari makanan terlalu lembek, karena malah akan membuat kotoran menjadi keras
  • Konsumsi air dalam jumlah yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari (sekitar 10 gelas per hari atau lebih untuk aktivitas diatas normal)
  • Pantau frekuensi buang air besar, normalnya adalah satu sampai dua kali sehari, kurang dari itu maka ada masalah kekurangan serat dalam pencernaan
  • Banyak berolahraga yang dapat mengurangi beban di perut seperti berenang, jenis olahraga macam voli, basket, juga angkat besi wajib dihindari (minimum tidak dilakukan terlalu sering)
Well, akhirnya aku sadar kalau selama ini hidup aku kurang teratur. Jarang sekali makan makanan berserat, duduk terlalu lama ketika berada di depan komputer, olahraga juga jarang dan sering terlupa untuk minum air secara cukup. Wajar aja lah kalo aku sampai kena wasir, keluarga aku memang banyak yang terlibat pada penyakit ini. Kasus ditutup...

Btw: Maaf buat temen-temen yang mungkin lose appetite baca artikel ini, niat aku cuma untuk share pengalaman dan penderitaan aja sih. Buat yang mempunyai pengalaman serupa, bolehlah kita saling berbagi okey!

3 comments:

  1. Terima kasih atas infonya....

    ReplyDelete
  2. aku juga punya ambeien.. Dan paling parah dua minggu lalu. Buseet..sakitnya ga ketulungan..Syukurlah sekarang sudah reda. Buat temen-temen yg punya ambeien, coba deh minum jus sirsak setiap hari. Ternyata bikin BAB lancar, dan tonjolan di dubur juga mengecil dan masuk sendiri. Ini pengalaman saya.. semoga berguna.

    ReplyDelete
  3. Untuk ambeien di perlukan pengobatan jangka panjang, bila kambuh, boleh di coba obatnya Rhodium atau Ardium (beli di apotik), 2x sehari 2 tablet, selama seminggu pertama. Lalu diteruskan 2x sehari 1 tablet selama 2 minggu berikutnya. Ini di perlukan krn pada ambeian, penyembuhannya bertahap dan pengobatan jangka panjang ini di maksudkan agar bengkak yg terjadi dapat mengempis semaksimal mengkin, meski mungkin tidak dapat kembali 100%.

    ReplyDelete