Showing posts with label review. Show all posts
Showing posts with label review. Show all posts

Tuesday, November 11, 2008

Atmosfear Daredevil


Sewaktu berkunjung ke Jakarta beberapa bulan yang lalu, aku adalah salah satu dari sekian orang yang berkesempatan mencoba wahana di FX Mall Sudirman, yaitu Atmosfear. Atmosfear adalah dry-slider setinggi 28 meter atau 7 lantai dengan panjang lintasan 72 meter yang konon diklaim sebagai dry-slider terpanjang di Asia Tenggara. Sejujurnya waktu itu aku tidak begitu niat untuk mencoba, melihat orang yang udah mencoba saja bikin merinding. Tapi ternyata temanku yang mendapat undian tiket Atmosfear memutuskan untuk menyerahkan tiket ini pada pemenang hom-pim-pah. Apesnya (atau untungnya ya?) aku yang dpaet tiket itu. Akhirnya dengan sedikit bergidik dan deg-degan aku coba juga untuk segera naik ke lantai F7 dan mulai mengantri.

Ternyata disana sudah lumayan banyak orang yang ingin menantang keberaniannya juga. Namanya juga Atmosfear, suasana mencekam dan mendebarkan disuguhkan bagi para penantang nyali. Aku itu termasuk orang yang nggak bandel-bandel amat, tapi juga bukan penakut. Tapi melihat orang-orang yang udah duluan coba bikin aku gentar juga. Di kamera CCTV dilihatin proses merosotnya yang walaupun lintasannya cukup panjang hanya berlangsung selama beberapa detik saja. Bagi para penantang nyali sejati mungkin ini nggak seberapa. Namun ini adalah pengalamanku pertama kali mencoba wahana mengerikan seperti ini.


Akhirnya tiba juga giliran aku yang unjuk gigi. Seperti orang Asia pada umumnya, aku termasuk sedikit takut ketinggian. Pemandu di belakangku memasangkan alat pengaman dan berteriak "SIAP!!" dan tanpa menunggu jawabanku mulai mendorong dan akhirnya aku merosot dengan kecepatan tinggi di dalam tabung aneh itu. Rasanya udah bikin jantung copot dan di dalam aku teriak sekencang-kencangnya. Sebelum meluncur dengan isengnya pemandu bercerita kalau udah pernah ada yang patah tulang rusuknya, apa nggak tambah bikin ngeri tuh? Sepanjang lintasan aku harap-harap cemas dan berdoa agar tulang rusukku nggak kenapa-napa. Untungnya aku sukses pula sampai di F1 dengan kepayahan. Tapi ada kepuasan dan euforia tersendiri setelah mencoba wahana ini, mungkin inilah yang disebut ego untuk menahlukkan. Aku jadi mengerti apa yang dirasakan penikmat olahraga ekstrim seperti bungee jumping, sky diving, paralayang, dll.

Lain kali mungkin aku akan coba olahraga ekstrim lainnya. Segala sesuatu kalau memang belum dicoba nggak akan tahu rasanya. Olahraga ekstrim banyak memberikan pengalaman tak terlupakan bagi yang melakukannya. Tapi tentunya keselamatan harus tetap jadi yang utama. Jangan sampai ketika melakukannya itu adalah kali terakhir. Intinya harus bisa mengukur diri sendiri. Mengenali phobia yang diidap itu penting, jangan sampai orang yang takut ketinggian memaksa untuk sky diving atau orang yang takut tempat tertutup memaksa untuk menyelam. Bagi sodara-sodara yang udah pernah melakukan olahraga ekstrim ceritain pengalaman dan pendapat kalian dunk!

Gambar diambil dari sini
Video dari sini

Cultural Study


Baru-baru ini aku nonton pertunjukan orkestra simphoni anak-anak ISI di Societeit alias Taman Budaya Yogyakarta. Konser orkestra itu ternyata sukses menarik animo warga Yogyakarta untuk berpartisipasi, jadinya ketika aku datang tiket sudah terjual habis. Untung saja temanku kenal orang dalam di ISI sehingga malah bisa masuk secara gratis. Sejujurnya (kebangetannya aku!) ini baru pertama kalinya aku ke Societeit yang dulunya bioskop tua itu. Dan pengalaman ini benar-benar membuatku merasa bangga menjadi bagian dari Yogyakarta. Konser orkestra ini membuktikan bahwa Yogyakarta adalah benar-benar kota yang menghargai dan memfasilitasi segala kegiatan yang berhubungan dengan pelestarian budaya. Konser malam itu sangat bagus dan tetata apik, meskipun ada juga yang berkomentar masalah gedung pertunjukkannya yang ini lah itu lah, but leave it!

Orkestra simphoni sepertinya adalah budaya yang tidak "Indonesia" banget, tapi ternyata malam itu juga ada pertunjukkan tari Jawa yang dibawakan oleh anak-anak. Jadi bisa dibuktikan bahwa Societiet bisa mensinkronkan kedua kubu budaya ini menjadi suatu perpaduan yang malah jadi semakin meramaikan tempat itu. Mempertahankan budaya asli bukan berarti menanamkan sikap apatis terhadap budaya luar kan? Sebab semua itu akhirnya akan menciptakan nuansa pluralisme yang akan mempersatukan segala komponen masyarakat dari berbagai bangsa, suku atau latar belakang budaya.


Societeit sendiri merupakan bagian dari kompleks nol kilometer yang dulunya adalah pusat pedagang buku kaki lima (semacam Kwitang, Jakarta) yang kurang tertata dan kawasan kurang terurus. Namun saat ini kawasan itu telah menjadi pusat pendidikan dan kebudayaan Yogyakarta. Di kawasan itu dapat ditemui Taman Pintar (fasilitas pendidikan dan bermain anak-anak), Taman Budaya alias Societeit (tempat digelarnya berbagai seni pertunjukkan juga pameran), Benteng Vredeburg (berfungsi ganda, museum dan ruang pamer publik, seringkali juga dijadikan tempat berlangsungnya event khusus), dan Monumen Serangan Umum 1 Maret (yang dijadikan tempat pertunjukkan outdoor).

Fasilitas-fasilitas pendukukung pada kawasan itu diantaranya adalah Toko buku murah "Shopping" yang didalamnya terdapat kios-kios pedagang buku dengan harga terjangkau. Tempat ini adalah kompensasi pemerintah Yogya yang diberikan kepada para pedagang buku yang dulunya menghuni kawasan kaki lima "Shopping". Selain itu disepanjang kawasan nol kilometer disediakan ruang duduk publik yang dapat digunakan sekedar menikmati suasana kota Yogyakarta dengan penduduknya yang beragam. Di tempat ini berbagai orang berkumpul untuk berbincang-bincang, mempertunjukkan ketrampilannya (ngamen, break-dance, skater, orasi, dll), juga untuk saling berkenalan. Di dekat tempat ini ada juga Pasar Sore yang menjual barang-barang dengan harga murah dan buka sampai malam. Kawasan Nol Kilometer memang strategis, letaknya berdekatan dengan area Malioboro, Pasar Beringharjo, Istana Negara (Gedung Agung) dan Alun-alun Utara Yogyakarta. Sehingga dengan sedikit perbaikan disana-sini, di masa mendatang kawasan Nol Kilometer akan menjadi magnet pariwisata Yogyakarta.

Part of writer's block series

Sumber gambar dari sini dan sini

Friday, November 07, 2008

My Name Is...


Barusan iseng-iseng mampir ke blognya Ivana dan nemuin kuis yang seru banget di Blogthings.com. Kuis itu tentang maksud tersembunyi dari namamu. Iseng-iseng saja aku masukin nama asliku (yang tentunya bukan Ramon Belloua). Dan keluarlah hasil yang nggak bisa langsung aku pahami (karena masih dalam bahasa Inggris. Berkat bantuan dari Sederet.com dan Urban Dictionary, akhirnya bisa juga aku terjemahkan. Ketika baca hasilnya aku benar-benar terkejut! Kenapa? Simak aja arti dari namaku ini:
Kamu berjiwa bebas dan merasa jengkel ketika seseorang mencoba membatasimu. Kamu tidak bisa ditebak, petualang, dan selalu memiliki sedikit kejutan. Kamu tertinggal bukan karena berdiam diri, tetapi karena terlalu sibuk untuk bersenang-senang.

Kamu adalah orang yang begitu beruntung. Sesuatu selalu berjalan sesuai maumu. Dan karena kamu sangat beruntung, kamu tidak punya banyak kecemasan. Kamu hanya berharap yang terbaik dalam hidup. Kadang kamu sedikit merasa bersalah karena serakah. Oleh karena itu sebarkan keberuntunganmu pada orang-orang yang membutuhkannya.

Kamu seimbang, tertatur dan tertata. Kamu ingin bebek-bebekmu tetap pada barisan. Kamu berenegi dan kompeten, khususnya di tempat kerja. Orang-orang akan merasa kamu itu keras kepala dan berkepala batu. Itu karena kamu punya kepribadian dominan.

Kamu benar-benar orang yang orisinil. Kamu punya ide menakjubkan dan kekuatan untuk mewujudkannya. Kesuksesan datang agak mudah bagimu khususnya dalam bisnis dan akademis. Beberapa orang berpikir kamu mementingkan diri sendiri dan sedikit suka menguasai. Itu karena kamu orang yang keras.

Kamu cenderung sedikit latah. Mudah sekali membuatmu bergairah... yang bisa jadi hal yang baik atau buruk. Kamu punya antusias yang tinggi, tapi dapat luntur dengan cepat. Kamu nggak bisa bertahan pada satu hal untuk waktu yang lama. Kamu punya dorongan untuk menyelesaikan banyak hal dalam waktu singkat. Masalah terbesarmu adalah memastikanmu untuk menyelesaikan rencana yang kamu mulai.

Kamu ada dalam satu kemasan; ramah, menggairahkan, cerdas dan keras. Kamu ingin dunia ada dalam kendalimu, dan kamu bisa mempengaruhi hampir setiap orang yang kamu kenal. Kamu nggak selalu bisa menahan naluri untuk menindas yang lemah. Cuma ingatlah saja, mereka nggak punya cukup banyak hal untuk diri mereka seperti yang kamu punya.

Kamu adalah seorang pencari. Kamu selalu merasa gelisah dan punya banyak pertanyaan tentang hidup. Kamu cenderung gemar bepergian ke tempat-tempat secara acak. Kamu paling merasa nyaman ketika jauh dari rumah. Kamu sangat bernafsu dan mudah sekali tergoda. Dorongan-doronganmu kadang membawamu dalam masalah.

Kamu liar, gila dan pemberontak besar. Kamu selalu merasa berkuasa atas sesuatu. Kamu punya berton-ton energi, dan kebanyakan orang tidak bisa menanganimu. Kamu sangat bersemangat. Kamu benar-benar tidak bisa dikendalikan, dan cenderung terjebak dalam masalah. Tapi jenis masalah yang kamu hadapi penuh dengan keasyikan.

Biasanya kamu selalu hebat dalam segala hal... kamu selalu berusaha menjadi sempurna. Kamu percatya diri, otoriter dan agresif. Kamu punya kepribadian klasik "Tipe A".

Kamu orang yang percaya diri, punya keyakinan diri dan cakap. Kamu tidak mudah digertak. Kamu dapat dengan mudah menguasai banyak ketrampilan. Kamu nggak perlu banyak bekerja keras atas apa yang kamu inginkan. Kamu membuat hidupmu seperti apa yang kamu inginkan. Dan kamu akan menghalau setiap orang yang berusaha menghalangimu!

Kamu sangat intuitif dan bijak. Kamu memahami dunia lebih baik dari kebanyakan orang. Kamu juga punya imajinasi yang begitu aktif. Kamu sering terbuai dalam pikiranmu. Kamu cenderung paranoid dan pencemburu. Kamu kadang terlalu jauh untuk menafsirkan pertanda-pertanda.

Ngeri juga sih baca penjelasan lengkap yang mengandung makna tersembunyi dari namaku. Entah program maupun algoritma apa yang dirancang untuk nampilin hasil ini. Yang jelas, percaya atau nggak 90% dari pernyataan-pernyataan ini benar adanya terjadi padaku. Coba saja kamu baca postingan-postinganku, sedikit banyak mungkin kamu akan setuju. Semakin lama aku jadi semakin sadar kalo aku udah kayak monster. Seperti Hitler model baru, ngeri kan. Meskipun begitu aku merasa banyak hal dalam hasil ini yang dilebih-lebihkan. Tapi tetap aja aku percaya kalo 90% adalah benar. hebat ya yang buat program. Aku nggak usah bikin autobiografi udah dibikinin. Hehehe.

Kalo kalian juga mau coba silahkan saja masuk ke link ini.
Lihat hasil aslinya dalam bahasa Inggris disini.

Wednesday, November 05, 2008

Album Baru Anggun, Elevation


Setelah sukses dengan album Luminescense-nya, Anggun, penyanyi internasional dari Indonesia yang mengharumkan nama tanah air ini meluncurkan album terbarunya yang bertajuk Elevation tanggal 20 Oktober lalu. Album ini mengusung jenis musik yang tidak dipersembahkan Anggun sebelumnya. Sentuhan RNB, techno, dan hip hop mewarnai album yang diliris dalam versi bahasa Inggris dan Perancis ini. Sepertinya ini memang momen yang begitu membahagiakan bagi Anggun, Wikipedia menyebutnya sebagai Elevation Era. Setelah sebelumnya melahirkan anaknya yang bernama Kirana 8 November 2007 lalu, suasana mellow dan sedih tidak lagi mewarnai album ini seperti album-album sebelumnya. Bahkan pada album Elevation versi bahasa Perancis, Anggun menyertakan track interlude "Selamat Tidur" yang didedikasikan untuk anaknya, Kirana.

Sebelumnya Anggun sempat pula meliris album BestOf-nya untuk pasar Indonesia dan Italia. Dia juga meliris single berjudul "Tonight" kolaborasi dengan band Jerman, Reamonn. Selain itu diliris pula "Pour Que Tu Sois Libre" yang merupakan proyek amal bersama beberapa musisi wanita Perancis. Sedangkan album baru Anggun ini telah lama menjadi buah bibir dan didiskusikan pada forum Internasional penggemar Anggun, Anggunworld. Judul pastinya sendiri baru diumumkan beberapa waktu sebelum peluncuran resminya. Single "Si Tu l'Avoues/Crazy" diluncurkan 2 bulan sebelum Elevation diedarkan.


Aku sendiri saat ini baru berkesempatan untuk menikmati lagu-lagu pada album Elevation setelah mendapatkan filenya dari Rapidshare. Maaf karena sudah membajak (tapi aku kan cuma download), tapi ini semata-mata kulakukan karena sulit sekali untuk mendapatkan CD albumnya di Jogja entah kenapa. Sementara album bajakan ini aku gunakan untuk mereview album Anggun saja. Kualitas lagu download-an ini juga lumayan bahkan sangat bagus. Tetapi dibandingkan dengan CD tentunya sangat berbeda, untuk itu aku sarankan membeli album aslinya bila nantinya sudah tersedia ya. Selain kualitasnya lebih baik, juga menghargai hak cipta sang musisi sendiri.

Nikmati track akustik yang begitu apik disajikan dalam "Eden In Her Eyes". Dalam track yang begitu easy listineng ini Anggun mengisahkan begitu bahagianya dirinya menatap mata anaknya yang tercinta. Untuk pop etnik khas Anggun dapat ditemui di track "Hymne à la vie / Seize The Moment", lagu ini adalah lagu favoritku selain "Eden In Her Eyes". Pop RnB dan Hiphop disajikan Anggun diantaranya pada track "J'ignorais tout / A Change", "Si je t'emmène / My Man", dan "Le Temps Perdu /Divine" . Track melankolis ada pada "Rien à écrire / No Song". Sedangkan single andalannya "Si tu l'avoues /Crazy" lebih pada genre techno disco ala "Crush"nya Jennifer Paige.


Secara keseluruhan album ini adalah album yang manis dan terlihat dewasa. Nuansa melankolis yang lebih dikurangi sebenarnya malah menghilangkan ciri khas Anggun yang terkenal dengan pop romantic-nya. Sejujurnya album ini lebih terasa komersil dan ada sedikit Rihanna dan Britney Spears-fascia didalamnya. Mungkin di album berikutnya, Anggun bisa lebih mempertahankan ciri khasnya. Sebagian besar tema album ini kurang cocok dengan pembawaan vokal dan karakter Anggun. Menurut saya 3 album terdahulu lebih memiliki karakter Anggun, apalagi album "Au Nom De La Lune / Snow On The Sahara".

Elévation (French Edition) track list
  1. J'ignorais tout (feat. SINIK)
  2. Si tu l'avoues
  3. Hymne à la vie
  4. Rien à écrire
  5. Le bluffeur (interlude)
  6. Si je t'emmène
  7. Plus forte
  8. Cette nuit
  9. Tentation
  10. Le temps perdu
  11. Est ce un hasard
  12. Selamat tidur (interlude)
  13. Eden in her eyes
  14. Un jour sur terre (OST Un Jour Sur Terre documentary)
Elevation (English Edition) track list
  1. A Change
  2. Crazy
  3. Seize The Moment
  4. No Song
  5. My Man
  6. Stronger
  7. Give It To Love
  8. Hide & Run
  9. Divine
  10. Is It A Sign ?
  11. World (OST World documentary)
  12. Si Tu L’Avoues (Laurent Wolf Radio Edit)
  13. Si Tu L’Avoues (Tomer G & Roi Tochner Radio)

Sumber gambar: Anggun Official Site

If The World Could Vote


Baru saja seluruh warga negara Amerika Serikat dari berbagai negara bagian melaksanakan pemilihan presiden mereka yang ke-56. Pemilihan presiden Amerika Serikat telah lama menjadi buah bibir oleh banyak negara di penjuru dunia. Memang tidak ada yang lebih menghebohkan selain pemilihan presiden Amerika Serikat. Sebab Amerika Serikat dan presidennya memiliki peran besar terhadap percaturan politik dunia dan banyak bidang lain yang juga terpengaruh. Sejak lama prediksi, debat capres, juga opini masyarakat Amerika Serikat dipantau oleh banyak stasiun TV dunia. Pemilihan itu berkaitan dengan calon presiden dari dua partai berpengaruh di Amerika Serikat, yaitu partai Republik dan partai Demokrat.

Dalam pemilihan presiden Amerika Serikat kali ini ada sesuatu yang berbeda. Untuk pertama kalinya, seorang kulit hitam mencalonkan diri sebagai presiden Amerika Serikat. Calon presiden itu bernama Barrack Obama, seorang blasteran kulit hitam yang memiliki keterkaitan dengan Islam, Indonesia dan bangsa kulit putih. Dilahirkan di Hawaii oleh ayah keturunan Kenya dan ibu orang kulit putih Amerika, Obama sempat pula dibesarkan di Indonesia, meskipun sebagian besar pendidikannya ditempuh di Amerika Serikat. Sejak lama pencalonan diri Obama telah mengundang kontroversi, diantaranya adalah banyak orang mempertanyakan latar belakang agamanya dan keterkaitannya dengan Islam. Isu rasis juga menyertai pencalonan diri Obama, yang berdarah campuran dan berkulit hitam.


Namun belakangan banyak orang yang memprediksikan Obama sebagai calon kuat presiden Amerika Serikat. Krisis global yang turut membawa nama buruk bagi pemerintahan Bush dan partai Republik memberikan keuntungan tersendiri bagi Obama. Prediksi suara yang akan didapat Obama meningkat pesat. Aspirasi masyarakat untuk memilih Obama menjadi semakin tinggi. Tidak hanya di Amerika Serikat, popularitas Obama telah melanglang buana di seluruh belahan dunia. Dengan itu, peluang Obama untuk duduk sebagai presiden Amerika terbuka semakin lebar.

Belakangan banyak media Internet yang ikut mempromosikan Obama. Setelah Plurk yang memberikan layanan Plurk The Vote-nya. Kali ini aku menemukan lagi portal yang memfasilitasi seluruh warga dunia untuk ikut memilih presiden Amerika Serikat. Portal itu bernama If the world could vote?. Tentu saja seluruh warga dunia tidak benar-benar ikut memilih. Namun melalui situ ini dapat dilihat bagaimana antusias warga dunia terhadap pemilihan presiden Amerika Serikat juga untuk memilih calonnya sendiri. Melalui situs tersebut terlihat bahwa Obama mendapatkan suara terbesar oleh setiap negara di dunia. Apakah ini berarti Obama akan menang? Bisa jadi iya, apalagi jika seluruh dunia dapat benar-benar ikut memilih. Siapa tahu suatu saat Amerika Serikat mengijinkan setiap warga dunia ikut memilih.


Waktu tulisan ini dibuat, mungkin panitia pemilu sedang menghitung jumlah suara Obama dan McCain. Seluruh warga Amerika Serikat sedang berharap-harap cemas apakah calon presiden pilihannya dapat menang. Aku sendiri juga ikut cemas, tapi aku lebih cemas lagi atas nasib dunia saat ini. Semoga saja siapapun presiden Amerika Serikat yang terpilih dapat memberikan perubahan positif bagi Amerika Serikat maupun dunia. Jika memang benar Barrack Obama yang terpilih maka ia akan didampingi oleh Joe Biden dalam memimpin gedung putih. Ya semoga saja lah!

Sumber foto: Corbis dan IfTheWorldCouldVote.com


Monday, November 03, 2008

Foods That Looks Bizarre


Terakhir kali aku nonton acara TV yang menarik, kebetulan sewaktu aku nonton channel Discovery Channel Travel & Living lewat Indovision. Acara itu judulnya "Bizarre Foods with Andrew Zimmern" dan ditayangin sekitar jam 19.00 WIB. Asli, acara itu benar-benar menarik buatku, seorang bule keliling-keliling negara Asia Tenggara buat cobain bizarre exotic foods mereka. Sekilas memang mirip dengan "Wisata Kuliner"-nya Bondan Winarno, tapi yang ini lebih unik dengan kuliner ajaib dari masing-masing negara. Nilai lebih dari acara ini adalah format penyajiannya. Melihat episode Bizarre Foods aku tidak merasa melihat sesuatu yang menjijikkan, bahkan malah terlihat menarik. Pemandu acara sukses membawa penontonnya dalam pengalaman kuliner yang luar biasa dan menantang. Kebetulan waktu itu aku pas kebagian episode di Philipina dan Vietnam. Episode itu bener-bener breath-taking deh buat aku. Sayang nggak setiap saat aku bisa lihat, sebab waktu itu cuma numpang nonton di rumah temen. Hiks.


Kuliner di Philipina pada dasarnya nggak begitu aneh-aneh. Mungkin yang agak menarik adalah waktu si bule (Andrew Zimmern) mencoba es krim aneh yang dimasukin dalam burger bun. Atau sewaktu dia mencoba makan cacing kayu yang disajikan mentah. Ada juga yang unik dari kuliner Philipina yaitu salah satunya mereka menyajikan masakan unggas dan turunannya dengan cara berbeda. Di Philipina anak ayam (yang masih kecil sekali) biasa disajikan marinated (diasinkan/diungkep) dan digoreng untuk kemudian dimakan beserta tulang-tulangnya. Selain itu juga jangan kaget ketika mencoba fertilized duck egg alias telur bebek yang didalamnya ada anak bebeknya, ngeri banget deh. Kayaknya kejam ya, tapi itulah bagian dari budaya kuliner Philipina. Kuliner Philipina pada dasarnya dipengaruhi oleh budaya Spanyol dan Amerika

Untuk Vietnam akan lebih ekstrim lagi. Vietnam, negara republik sosialis bekas jajahan Perancis ini memiliki caranya sendiri untuk menyajikan kuliner mereka. Varian kulinernya adalah perpaduan dari kuliner Cina dan Perancis. Mulai dari restoran serba ular, speciality salad dan spring roll yang bisa ditemui di pasar, dan juga pilihan aneka seafood mereka yang beragam. Untuk masalah seafood, Vietnam adalah negara eksportir kecap spesial yang namanya fish sauce (kecap ikan). Kecap yang dibuat layaknya wine ini adalah kecap yang enak banget. Fish sauce adalah ikan yang difermentasikan dengan garam, konon mencapai waktu 1 tahun. Setiap pabrik fish sauce di Vietnam punya kecap ikan jenis mereka masing-masing, yang rasanya lain-lain. Harga fish sauce rata-rata adalah $1. Di Vietnam kecap ini dikenal sebagai nước mắm. Indonesia memiliki jenis makanan agak mirip, yaitu terasi kita yang juga tersohor.

Kalau dilihat dan dirasa-rasain, memang kuliner itu membawa pengaruh budaya yang kuat. Bisa jadi kuliner yang menurut bangsa lain bizarre, jadi biasa-biasa aja untuk bangsa pencipta kuliner itu. Sekali lagi, bicara masalah kuliner adalah masalah pembiasaan. Di Vietnam memakan ular atau meminum wine ular adalah biasa, di Philipina memakan cacing kayu mangrove bukan sesuatu yang harus dianggap aneh untuk penduduk pesisir atau mungkin di Indonesia memakan buah durian bisa dianggap lezat. Andrew Zimmern sendiri berkata pada setiap akhir acaranya "If It Looks Good, Eat It", alias "Kalau misalnya kelihatan menarik, makan saja". Tapi tentunya yang dimaksud menarik itu berbada pada masing-masing individu. Jargon acara ini memang dimaksudkan agar penontonnya lebih bisa melakukan revolusi dalam pola kuliner mereka, tinggalkan McDonald dan coba jenis makanan baru. Bila kuliner lebih ditelusuri secara mendalam, maka akan ditemukan berbagai manfaat di dalamnya. Sumber gizi yang dibutuhkan tubuh sehari-harinya dapat terpenuhi oleh makanan yang mungkin terasa asing dan aneh.


Aku sendiri selalu tidak segan untuk mencoba-coba kuliner baru yang menurutku Looks Good. Karena aku muslim maka aku menghindari makanan yang tidak halal. Tapi toh masih banyak makanan lainnya yang halal. Contohnya adalah sewaktu aku ke Kedai Nusantara, disana ada speciality food "Nila Roro Jonggrang". Rasanya jangan tanya, it looks and tastes good, nilanya begitu crispy dan bumbunya spicy. Kalo aku berkesempatan dan ada duit, tentunya nggak sayang untuk nyoba kuliner lainnya. Sementara coba untuk menelusuri kuliner Jogja, disana masih banyak kuliner spesial yang belum pernah aku coba. Tinggal tunggu saja tanggal mainnya.

Pranala luar:
Bizarre Foods with Andrew Zimmern - TV Show -Travel Channel
Fish Sauce - Wikipedia, the free encyclopedia

Sumber gambar dari sini dan koleksi pribadi

Friday, October 31, 2008

Berbagi Tutorial Joomla!


Perkembangan dunia blog dan website telah begitu pesat. Dulu kalo aku mau bikin website aku masih pake program FrontPage atau Dreamweaver yang biarpun instan tapi nggak dinamis. Untuk belajar PHP, ASP, ataupun pemrograman web terstuktur lainnya, rasanya ruang otak udah nggak cukup. Kaget juga baru-baru ini denger ada Content Management System (CMS) yang udah canggih, gratis pula. CMS sendiri bagiku adalah mainan baru yang menyenangkan. Dengan CMS membuat blog dan website seperti menjentikkan jari saja. Pengolahannya dan pengelolaannya sepenuhnya sangat user-friendly dan lengkap. Salah satu CMS yang udah aku pelajari adalah mesin Wordpress yang sangat terkenal sebagai pengelola blog.

Kebetulan aku dapat kesempatan untuk belajar CMS yang lebih canggih lagi. Hal ini bermula waktu dosenku yang tercinta (bohong!) memberi tugas untuk bikin paper sistem web framework. Karena tugas ini sangat urgent untuk dikerjain ya terpaksalah aku coba untuk ngerjainnya. Soalnya kalo nggak bisa-bisa nilaiku anjlok, nih dosen killer banget sih. Buru-burulah aku ke perpus buat cari buku yang cocok. Bermenit-menit mencari akhirnya nemu juga buku yang bahas sistem framework PostNuke. Langsung tanpa basa-basi aku pinjem dan mulai untuk buka-buka. Beberapa waktu setelah puas buka-buka, aku ngerasa kalo baik PostNuke sendiri maupun buku yang ngebahasnya sama sekali nggak user-friendly. Kepalaku sampe berat dibuatnya.


Akhirnya aku lari ke Toga Mas buat cari referensi buku. Ternayata disana baru ada event diskon Joomla!. Semua buku yang ngebahas Joomla! didiskon habis. Harganya dibawah harga pasar man. Ya udah lah, terpaksa aku nodong ibu buat beliin ni buku. Setelah dibaca-baca, ternyata memang sistem framework yang bener-bener canggih. Pantes aja sistem ini jadi buah bibir. Tanpa banyak basa-basi aku mulai untuk nulis paper killer ini. Yap, nggak sampai sejam semua materi udah kekumpul. Aku bersyukur banget dapat koneksi internet gratis, yang akhirnya bisa dimanfaatin buat cari materi tambahan. Setelah beberapa jam paper selesai dan aku tambah pinter.

Kesimpulannya, Joomla! MEMANG CMS YANG PALING OKE baik buat bikin website atau weblog. Antarmuka penggunanya (user interface) bener-bener super friendly. Udah gitu banyak pula plugin yang bisa didownload dengan gratis di portalnya. CMS punya Wordpress lewat deh, Joomla! punya fitur yang super lengkap dan super canggih. Nggak perlu mikirin lisensi apalagi hak cipta. Joomla! adalah milik kita semua dan dapat digunakan, dikembangkan, diutak-atik ato diinstal oleh siapapun. Software kayak ginilah yang harusnya bertebaran dimana-mana. Karena software open-source adalah software baik hati yang bikin siapapun cerdas dibuatnya.


Paper udah selesai, rasanya lega banget. Bayangan nilai anjlok mendadak jadi sirna. Semuanya tampak indah dan menyenangkan. Berkali-kali baca paper hasil karyaku ini rasanya kok bangga ya. Nggak sia-sia berjam-jam dilakuin buat nyusun paper. Walaupun sempet terhambat masalah format, toh semuanya dapat diatasi dengan lancar. Tapi apa gunanya sih kebahagiaan ini disimpen sendiri. Toh ilmu itu bakal bertambah banyak kalo dibagi dengan orang lain. Untuk itulah aku mau berbagi tutorial Joomla! yang aku bikin dalam bentuk paper dengan format pdf. Untuk kamu semua yang tertarik dan pengen tau lebih jauh tentang Joomla! aku rasa sedikit banyak peper ini bisa membantu. Aku memang masih pemula untuk itu aku mohon bimbingannya pada yang udah lebih tau.

Kamu bisa download paperku disini
http://www.4shared.com/document/HrJ5KbOt/makalah_Joomla.html

Senangnya bisa berbagi.... :)

Wednesday, October 29, 2008

My Favourite Asparagus


Kali ini aku akan menulis tentang sayuran favorit aku, apalagi kalo bukan Asparagus. Asparagus memiliki nama latin Asparagus officinalis adalah tanaman yang aslinya tumbuh di sebagian besar wilayah Eropa, Afrika Utara dan Asia Timur yang memang tidak begitu dikenal di Indonesia. Hal ini terbukti waktu aku berdebat dengan temanku yang ngotot ngomong kalo Asparagus itu sejenis jamur, padahal aku tau kalo Asparagus adalah jenis tumbuhan berbunga yaitu angiospermae. Dari kingdomnya aja udah beda, Asparagus masuk plantae, bukan fungi. Nama asparagus sendiri asalnya dari bahasa Persia yaitu asparag yang berarti tunas atau bertunas. Untuk itu marilah mencoba untuk lebih tau tentang Asparagus.


Sejak lama asparagus telah dikenal sebagai tanaman obat dan sayuran oleh penduduk Mesir kuno, Romawi dan Yunani. Tumbuhan ini mengandung kalori dan sodium yang rendah juga bebas lemak dan kolestrol. Selain itu asparagus juga merupakan sumber asam folat, potasium, serat dan asam amino yang dikenal sebagai asam amino asparagin. Hal itu membuat asparagus dikenal sebagai tanaman berkhasiat dan memberikan banyak manfaat ketika dikonsumsi. Sebagai tanaman obat misalnya, akar rhizoma asparagus berkhasiat untuk pengobatan infeksi saluran kemih dan batu ginjal secara tradisional. Dengan kandungan rutin-nya, asparagus juga mampu mengurangi gejala yang ditimbulkan oleh penyakit haemofilia. Selain itu asparagus juga mengandung aprodisiak, zat untuk merangsang organ seksual dan mengobati nyeri menstruasi. Akan tetapi konsumsi asparagus secara berlebihan akan menimbulkan serangan penyakit encok akibat kandungan purin yang tinggi. Nah lho!

Penggunaan asparagus sebagai bahan masakan kuliner juga cukup populer di berbagai belahan dunia. Di Asia, tanaman ini sering disajikan dengan cara ditumis bersama daging ayam, sapi, udang, bahkan babi. Selain ditumis, asparagus dapat pula dipanggang atau direbus dalam sup (inilah makanan favoritku :)). Orang Eropa seringkali memasak asparagus dengan cara dikukus dan disajikan bersama saus, minyak zaitun atau lelehan mentega. Masakan perancis memiliki cara untuk menyajikan kukusan asparagus dengan saus hollandais yang tentunya sengat lezat (walaupun aku belum pernah menikmatinya). Nilai lebih dari tumbuhan ini adalah dapat diawetkan dan disimpan selama beberapa tahun dengan cara diasinkan.


Asparagus tumbuh dengan subur di daerah laut yang memiliki tanah dengan tingkat salinitas (keasinan) tinggi. Saat ini asparagus berkualitas utamanya diproduksi oleh Peru, namun produsen terbesar adalah RRC yang mencapai 5 juta ton setiap tahunnya. Di Indonesia sendiri asparagus hanya mampu diprosuksi 16ribu ton setiap tahunnya. Produsen terbesarnya adalah PT. Asparagus Nusantara yang memproduksi sekitar 40% dari total produksi Indonesia. Sebenarnya budidaya asparagus sangat potensial dilakukan di Indonesia. Pulau Jawa memiliki iklimnya yang begitu ideal untuk pembudidayaan asparagus. Oleh karena itu sebaiknya pembudidayaan asparagus mulai disosialisasikan dari sekarang.

Sumber bacaan : Asparagus Wikipedia, Allbusiness Asparagus
Sumber foto : Corbis

Monday, October 27, 2008

Nongkrong di Toga Mas Jogja


Sebelum pamitan untuk balik ke rumah aku memang berniat untuk posting paling tidak satu judul buat hari ini. Happy hour yang dimulai jam 12 malam memang menyulitkan dan memaksa untuk tetap berkeliaran di tengah malam. Tapi malam kadang memberikan banyak inspirasi dan perenungan yang nggak bisa dijumpai di waktu lain. Untuk masalah inspirasi, aku rasa Toga Mas adalah tempat yang banyak menyediakan inspirasi bagiku.

Terletak di sebelah tenggara perempatan Ring Road Utara Condongcatur, Toga Mas memang telah lama menjadi tempat nognkrong favorit aku. Sebelumnya Toga Mas yang merupakan toko buku murah ini berlokasi tidak begitu jauh dari lokasi barunya sekarang, yaitu lokasi yang sekarang dipakai oleh Contempo Interior Designer. Lokasi baru Toga Mas rasanya lebih menyediakan pengalaman berada di toko buku dengan nuansa berbeda. Bangunan yang didominasi oleh kayu dan terkesan tidak permanen ini memberikan kesan Toga Mas sebagai toko buku merakyat dan down to earth. Di tingkat atas dipakai sebagai Djendelo Cafe, yang bernuansa oldies. Bangunan ini sedikit bocor di musim hujan seperti sekarang, tentunya perlu perbaikan untuk lebih memberikan kenyamanan.

Koleksi buku Toga Mas sendiri cukup lengkap dan bervariasi. Mulai dari novel, majalah, buku materi, komik dan lain-lain. Sayang sekali penataannya kurang begitu rapi sehingga agak kesulitan ketika mencari judul buku. Meskipun telah disediakan komputer untuk menunjukkan letak buku yang dicari, hasil komputer sering kali tidak akurat. Meskipun begitu, Toga Mas menyediakan diskon yang lumayan (sekitar 10%) untuk setiap buku yang dijualnya. Motto mereka adalah tidak ada buku yang tak berdiskon, karena mereka memang toko buku diskon. Selain itu ada fasilitas penyampulan gratis yang memberikan banyak nilai tambah. Bila terburu-buru sampul bisa dibawa pulang atau disampul lain hari dengan menunjukkan nota pembelian.


Toga Mas juga sering menyelenggarakan talk show, bedah buku, dan pameran lukisan yang diadakan di Djendelo Cafe lantai atas. Seringkali jika beruntung dapat bertemu dengan pengarang terkenal atau seniman lainnya. Toga Mas tampaknya memang begitu aktif untuk menyelenggarakan kegiatan bermanfaat ini untuk memberikan nilai tambah bagi para pengunjungnya. Sudah berkali-kali aku mengikuti acara-acara yang diselenggarakan Toga Mas, dan semuanya gratis. Bahkan aku pernah mendapatkan novel gratis yang ditandatangani oleh pengarangnya. Sunggu luar biasa bukan.

Untuk semakin memberikan nilai tambah bagi pengunjungnya, Toga Mas menyediakan buku tidak bersegel untuk dibaca. Beberapa buku memang tidak disegel sehingga jika ingin dibaca tanpa membeli tinggal dicomot saja. Tapi tentunya sebaiknya membeli, agar tidak merugikan Toga Mas. Beberapa buku dan majalah tidak bersegel ini seringkali lusuh dan rusak karena sering dibaca. Kadang miris juga sih melihatnya, karena tentunya mereka merugi. Tapi apa daya, motif ekonomi kadang memaksa untuk merugikan orang lain. Namun toh mereka tetap mempersilahkan pelanggannya membaca-baca buku tak bersegel.


Yang bikin aku lebih terkesan lagi sewaktu kemarin aku iseng mencari buku tentang wordpress. Petugas Toga Mas dengan setia membantuku mencari buku itu selama hampir 30 menit. Aku sendiri sampai tidak enak melihatnya. Padahal aku hanya iseng, tanpa bermaksud membeli saat itu juga. Semoga mereka memaafkan perbuatanku ini ya. Aku memang kadang nggak kira-kira.

Secara keseluruhan Toga Mas memang sudah klop buat aku. Memang tidak semewah Gramedia atau TGA, tapi ada nilai plus tersendiri buat toko buku ini. Suasana bangunannya yang berventilasi baik, jadi tak terasa gerah walaupun tanpa AC. Meskipun ada pula yang bilang bangunan Toga Mas seperti kandang ayam. Mungkin dengan kritikan itu Toga Mas Jogja perlu lebih berbenah memperbaiki kekurangannya agar semakin dicintai orang Jogja. Menurut kisana sendiri, Toga Mas Jogja seperti apa?

tambahan: Oh iya, di Djendelo Cafe disediakan pula fasilitas Hotspot bagi pengunjungnya. Selain itu di Jogja juga ada Toga Mas Galleria Mall yang sejujurnya belum pernah saya kunjungi, karena memang jarang pergi ke Galleria. hehehe

TOGAMAS YOGYAKARTA
Jl. Affandi 5, Condong Catur, Depok-Sleman
Telp. (0274) 7470446, fax. (0274) 544626
website Toga Mas
Toga Mas Jogja at Gudegnet

Sumber Gambar : website Toga Mas
PS : Perasaan kok di foto Toga Mas jadi kelihatan super keren ya, memang fotografernya hebat.

Wednesday, October 22, 2008

Tetraphobia, Sebuah Tahayul


Sebagai warga Jogja aku memang sudah terlalu lama tinggal di Jogja. Suatu ketika aku dapat kesempatan berkunjung ke Jakarta dan diajak berkeliling melihat gedung-gedungnya yang tinggi. Saat memasuki salah satu gedung apartemen di kawasan Jakarta Barat aku agak terheran-heran melihat angka-angka lantai pada elevatornya. Pada elevator itu angka 4, mengandung angka 4 dan kelipatannya juga angka 13 hilang. Kemanakah raibnya angka-angka ini. Selama ini seumur-umur di Jogja aku hanya menemui elevator dengan angka lantai B, LG, G, 1, 2, dan 3, tidak pernah sampai angka empat. Aku akui memang aku itu ndeso. Heheheh

"Kok aneh sih, elevator ini tidak ada tombol untuk menuju lantai 4 dan kelipatannya" tanyaku heran.
"Angka empat itu menurut kebudayaan Cina berarti mati, jadinya seluruh bangunan tinggi di Asia menghindari penamaan lantai yang mengandung angka empat" jelas seorang wanita Tionghoa disamping aku.
"Oh gitu"

Karena masih saja penasaran aku coba tanya mbak Wikipedia, dan pernyataan itu dibenarkan oleh beliau. Menurut mbak Wikipedia, hal itu disebut Tetraphobia alias ketakutan terhadap angka 4. Kepercayaan tahayul ini banyak muncul di negara-negara Asia Timur seperti Cina, Jepang, Korea dan Taiwan. Tetraphobia dipicu oleh kesamaan bunyi bahasa Mandarin dari kata "empat" (四, pinyin: sì) dengan kata "mati" (死, pinyin: sǐ). Begitu pula dengan bahasa-bahasa Asia Timur lainnya, kata "empat" selalu berbunyi mirip kata "mati".


Memang yang namanya phobia apalagi tahayul itu sulit untuk dipikir secara logis. Bagaimana mungkin sebuah angka dapat menentukan nasib buruk atau bahkan kematian seseorang? Rasanya memang tidak masuk diakal. Tapi bagi yang mempercayainya, hal (tahayul) itu dapat dengan mudah untuk dibuktikan kebenarannya. Aku jadi inget waktu nonton The Skeleton Key ada tag yang lumayan kena banget yaitu "Fearing is Believing". Ketakutan itu akan selalui menghantui ketika seseorang mempercayainya. Mungkin itulah yang disebut sugesti alam bawah sadar kali ya.

Ada juga cerita lain waktu ibuku memutuskan hari untuk pulang setelah satu minggu lebih dirawat di RS akibat Typus. Beliau bilang kalo sebaiknya jangan pulang hari (Selasa ato Rabu ya?) sebab bisa bikin bala. Aku belum pernah denger tahayul itu sih cuek aja. Menurut aku tidak ada hubungannya dan tidak ada alasan rasional untuk menjelaskan tahayul itu. Apa yang membuat hari yang disebutkan beliau itu mampu mendatangkan musibah? Ya balik lagi sih, percaya nggak percaya aja.


Di jaman serba modern ini memang makin banyak aja orang yang tidak percaya tahayul seperti aku ini (ato makin berkurang ya?). Boleh aja sih nggak percaya, tapi bukan berarti bertindak gegabah. Tahayul aku rasa adalah bagian dari suatu budaya. Dan menghormati budaya lebih banyak mendatangkan manfaat dibanding kerugian. Jangan mentang-mentang nggak percaya tahayul terus cuek aja gitu pipis di Lawang Sewu. Wah, kalo kesambet nggak nanggung ya. Hehehehe

Oh iya, selain Tetraphobia ada juga Triskaidekaphobia yaitu takut terhadap angka 13. Ketakutan ini berkaitan dengan Jumat ke-13 (Friday 13th) dan lantai ke-13 (13th Floor). Tahayul memang tidak ada habisnya di dalam hiruk pikuk kehidupan di dunia ini. Mengenai Tetraphobia atau Triskaidekaphobia hanyalah secuil dari berbagai jenis phobia dan tahayul yang dialami manusia. Menurut mbak Wikipedia masih ada 90-an lebih jenis phobia dan mungkin ribuan lagi jenis tahayul. Wow!

Tuesday, October 14, 2008

Womanizer, An Irresistable Hit Single


Britney Spears will have the video for her new song, Womanizer, premiere during the Friday, October 10 episode of 20/20 on ABC

Akhirnya music video "Womanizer" resmi diliris juga. Malam ini pas sedang suntuk-suntuknya nyoba-nyoba browsing Youtube dan nemuin video klip ini. Cukup keren dan kontroversial juga sih. Mengingat Undang-Undang Anti-Pornografi yang segera disahkan, rasa-rasanya video klip ini bakal dicekal ato disensor abis di Indonesia. ABC News sendiri mengatakan "This video may not suitable for some viewers". At brief memang ekspose porno gitu. Tapi kalo dilihat dari seni, video klip ini superb lho.

Tidak seglamor "Toxic" video sebelumnya, kali ini aku ngrasa videonya lebih simple dan dewasa. Gerakan dancenya terlihat patah-patah dan cepat. Nggak terlihat bekas-bekas kegemukan, bipolar, ato segala penyakit-penyakit Britney kali ini. Sepintas mirip video klip Madonna ato Kyle Minogue. Tapi tentu saja tetap dengan ciri khas Britney. Untuk tema lagu dan video sebenarnya tidak jauh-jauh dari Toxic yang mengungkapkan kebencian seorang wanita kepada pria hidung belang. It's about girl power by the way.


Dalam video ini, Britney tampil dalam berbagai versi. Versi pertama adalah seorang housewive super sexy, lalu sekretaris kinky, red hot mama girl (mirip toxic), dan tight taxi driver. kebayang kan gilanya gimana video ini. Untuk merepresentasikan lagu terbarunya, video klip kali ini bisa dibilang sukses. Adegannya juga tidak dimonopoli oleh gerakan dance. Sayangnya banyak hal di video klip "Womanizer" yang mengingatkan dan menimbulkan sensasi dejavu atas video "Toxic", sama halnya seperti "Break the Ice". Entahlah, mungkin tema itu yang paling cocok dengan keadaan Britney kali ini.

Secara kesuluruhan video ini cukup dinamis dan enerjik. The viewers can dance or close their eye on it. Apapun itu, rasanya karya Britney ini cukup layak untuk diapresiasi. Kalo mau nunggu nongol di TV Indonesia kelamaan, mending klik aja disini. Siap-siap aja menikmati tampilan nudist Britney Spears. Look it as art, unless you're horny.

PS: Anak-anak nggak boleh nonton ah...

Pranala luar:
Music Video
Review

Sumber gambar dari sini dan dari sini

Thursday, October 09, 2008

Wikipedia dalam Parodi


Aku masih disini, menikmati suasana jogja sehabis hujan yang jauh berbeda sekali dari situasi perekonomian Amerika dan dunia yang saling berimplikasi kecarut-marutannya. Tapi lupakanlah itu sejenak, biarlah untuk sementara blog-blog, tv-tv, koran-koran, bencong-bencong kurang kerjaan yang membahasnya. Mari tengok sesuatu yang bikin segar pikiran. Wikipedia? Kusarankan jangan dulu deh. Sudah banyak korban pingsan disana gara-gara memori otak yang terlalu penuh berisi ilmu-ilmu berguna dari para praktisi (seperti Roy Suryo misalnya? weleh). Baru-baru ini iseng baca artikel dari blog orang, jadi terinsipirasi untuk nulis artikel serupa. Kadang-kadang plagiat (bahasa halusnya: terinspirasi) itu indah kok. Pembenaran juga indah, apalagi dilakukan oleh orang pinter kayak saya (hueek!)

Segala kekonyolan, kegeblekan, kengawuran dan kepunjulan memang selalu nyaman untuk disimak. Ada serial Scary Movie yang heboh memparodikan film-film dan sukses besar sebelum produsernya take it for granted. Ada juga fenomena Project Pop yang suskes memparodikan musisi lewat lagu teranyarnya "Bukan Superstar". Balik lagi ke Wikipedia, aku yang memang sok-pinter ini girang betul nemuin parodinya di Uncyclopedia.org. Informasi ini tentunya bagaikan oase bagi diriku yang tersesat di padang gersang keseriusan ini. Wikipedia telah lama menjadi teman setiaku dan mendidikku untuk menjadi akademisi terpelajar. Dan mungkin melalui Uncyclopedia ini aku akan terdidik menjadi blogger terkurangajar.


Uncyclopedia menyediakan berbagai artikel plesetan yang nggak penting dari Wikipedia. Bahasa yang sangat lucu, kasar, kurang ajar, dan nggak relevan menjadi landasan ideologi portal ini. Sangat tidak dianjurkan bagi tukang serius, tukang tersinggung, akademisi, dan praktisi untuk mencari sumber dari portal ini. Tapi tentunya Uncyclopedia akan sangat berharga bagi para tukang nyablak, blogger iseng kurang kerjaan dan pornomatika. Dari situ bisa dilihat Uncyclopedia adalah portal penting-penting nggak penting. Ya, terserah kisana saja lah gimana enaknya. Untuk pertimbangan tilik aja artikel ini

Tulisan maupun artikel di Uncyclopedia ini penuh dengan SARA namun kadang-kadang ada benarnya juga. Bila belum siap mental untuk bisa berpikiran terbuka dan liberal disarankan untuk segera menutup portal ini rapat-rapat. Tapi bila siap menjadi reflektif dan haus akan humor, segeralah kunjungi dan nikmati klimaksnya. Humor yang ditulis dalam artikel merupakan pengembangan dari apa yang sesungguhnya terjadi dan ditutup-tutupi. Jadi akan banyak ditemukan sindiran-sindiran satir yang menarik namun menusuk.

Sudah cukup omong kosongku tentang Uncyclopedia. i'm not in the mood of wiriting by the way. Jadi keputusan ditangan kisana, segera kunjungi atau segera tutup artikel ini. Ada juga versi bahasa Indonesianya disini.

MENERTAWAKAN DIRI SENDIRI ITU KADANG INDAH DAN MENYEJUKKAN

Sumber gambar dari sini dan dari sini

PS: Tumben nieh, upload gambar susah banget, bete.. bete
Update:
Coba deh tilik artikel nggak meaning ini

Friday, October 03, 2008

Womanizer, Single terbaru Spears


Lagi-lagi Britney Spears membuat suatu gebrakan baru di blantika musik Hollywood. Penyanyi bermasalah ini akan meluncurkan album barunya yang menjadi albumnya yang ke-6 bertepatan dengan hari ulangtahunnya yang ke-27 tanggal 3 Desember mendatang. Album yang diberi judul "Circus" ini mengandalkan "Womanizer" sebagai single perdananya. Womanizer lagu yang disebut-sebut sebagai karya kontemporer Britney Spears ini mengusung style musik retro-futurism yang menjadi terobosan baru dalam industri musik dunia.

Single "Womanizer" pertama kali diliris di stasiun radio Z100 tanggal 26 September 2008. Beberapa waktu sebelum diliris lirik lagu "Womanizer" telah diperkenalkan pada website resmi Britney Spears oleh Jive Records. Begitu banyak reaksi positif atas single ini baik dari para penggemar maupun kritikus. Salah satunya oleh Jonathon Newan dari Billboards yang menulis bahwa 'Womanizer' adalah lagu yang up-beat, penuh candu, bernada progresif, dan pastinya akan mampu bersaing pada kompetisi Top 10 Billboard. Hal itu terbukti atas kesuksesan dari pemutaran radio single ini yang telah mampu menembus chart Billboard Hot 100 Airplay hanya dalam waktu 3 hari.

"Womanizer" mengkisahkan tentang sifat playboy dari laki-laki yang gemar berselingkuh yang dikatakan oleh Spears akan menjadi lagu kebangsaan kaum hawa. Video klip dari "Womanizer" rencananya akan disutradarai oleh Joseph Kahn yang telah mensutradarai video klip "Toxic" dan "Stronger". Kabarnya video klip ini akan menampilkan koreografi erotis dari Britney Spears dan adegan-adegan heboh ala "Toxic". MTV sendiri belom mengkonfirmasi pastinya tanggal peluncuran video klip ini. Namun pengambilan gambar telah dilakukan sejak tanggal 25 September yang melibatkan penari latar berseragam pelayan.

Kesuksesan beruntun dari penyanyi ini ironisnya diimbangi dengan kehidupan pribadinya yang berantakan. Setalah divonis mengidap penyakit bipolar, banyak sekali tingkah aneh yang dilakukan oleh penyanyi ini. Namun semenjak kesuksesan dari album comebacknya "Blackout" kehidupan penyanyi berusia 26 tahun ini dilaporkan telah membaik. Melihat dari kesuksesan single "Womanizer" ini, diramalkan album terbarunya akan memperoleh hasil yang serupa.

Listen on Youtube
Official Website

Saturday, September 27, 2008

Not Just Ordinary


Cara orang merayakan sesuatu memang aneh-aneh ya. Baru-baru ini aku baca di mycityblogging.com ada sepasang pengantin yang merayakan pernikahannya di atas lokomotif kereta api yang meluncur dari Stasiun Tugu menuju Stasiun Lempuyangan. Hari gini memang saatnya untuk berinovasi, nggak jamannya lagi kawinan di genung pertemuan atau ditempat-tempat biasa. Pasangan ini memang tergabung dalam perkumpulan pecinta Kereta Api alias Railfan, jadi memang nggak aneh kalo mereka merayakan hari besar mereka pada hal yang memang mereka kagumi dan gemari.

Aku rasa sesuatu yang kreatif memang perlu mendapat apresiasi. Mungkin nantinya akan ada banyak orang yang mengikuti jejak pasangan pengantin ini. Bahkan aku rasa keunikan ini tidak hanya bisa diaplikasikan pada pernikahan, bisa juga pada perayaan ulang tahun atau bahkan sunatan. Tentunya selain bikin heboh akan dapat membuat suatu unforgettable moment yang akan dikenang selamanya. Memang semakin unik dan tidak biasanya sesuatu, maka itu akan dapat selalu diingat. Itu tak lain karena ingatan manusia susah untuk mengingat sesuatu yang terlihat sama dan semu.


Contoh mudahnya saja, siapa yang tidak kenal Nidji, The Changcuters atau bahkan Kangen Band? Tiga grup band ini mungkin salah satu dari sekian banyak grup band baru yang bermunculan di Indonesia. Apa yang membuat mereka selalu diingat? Tentunya adalah penampilan mereka yang tidak biasa. Nidji dengan style rambut kribonya yang telah menjadi trademarknya juga The Changcuters dengan aksi panggungnya yang heboh, gaya pakaian yang tidak biasa juga dan dua anggotanya yang sepintas kembar. Tak ketinggalah Kangen Band yang banyak dikritik atas penampilan mereka yang kampungan namun malah membuat selalu diingat sehingga albumnya laku keras.

Tak ada salahnya melawan suatu pakem, karena memang dunia selalu butuh hal yang baru. Untuk dapat berkompetisi salah satunya adalah berani beda. Dari sekian banyak hal yang serupa di kehidupan, maka menjadi beda adalah cara untuk menjadi center of attention. Berani beda juga berani berkreatif dan berkreasi, menciptakan sesuatu dengan mengolah atau memikirkan ide brilian dan berani merealisasikannya. Ayo berpikir kreatif dan berani beda!

Sumber foto : Yan Arief on Flickr

Tuesday, September 23, 2008

Arabic Music



Di bulan Ramadhan ini memang tepat rasanya untuk mendengarkan musik-musik yang bernuansa islami. Tidak bisa dipungkiri, musik islami tidak lepas dari pengaruh musik Arab. Musik Arab sendiri terdiri dari beberapa gendre, dari Arab klasik hingga musik pop Arab dan dari musik sekuler hingga musik religi. Maka tidak tepat rasanya jika musik Arab dikonotasikan dengan musik islami, karena musik Arab sendiri memiliki genre untuk jenis musik islami yaitu musik religi, seperti halnya musik Indonesia.

Musik Arab mendapatkan pengaruh dari interaksi dengan berbagai genre dan style musik lokal lainnya. Musik ini merupakan campuran dari berbagai selera musik di semenanjung Arab yang dikenal sebagai dunia Arab saat ini. Pengaruh musik ini berasal dari berbagai daerah yang mengepung semenanjung Arab, seperti Mesir, Yunani, Turki, Afrika, dll. Perkembangan musik Arab sendiri bermula dari puisi Arab pada masa Jahiliah (sebelum Islam). Puisi ini dikenal sebagai شعراء الجاهلية (Syukrah Al-Jahili) atau puisi di masa pengingkaran.


Di masa kini, musik Arab sebagian telah mengalamani westernisasi dan memiliki penggemarnya sendiri. Musik ini mampu melebur bersama jenis musik yang lainnya. Sehingga bukan hal yang aneh ketika ditemukan Arabic Pop, Franco Arabic, Arabic Jazz, Arabic Hip-hop, dan jenis musik Arab masa kini lainnya, Umm Kulthum adalah salah satu musisi yang sukses memperkenalkan musik Arab dalam dunia internasional. Karya-karyanya masih digemari hingga saat ini dan jejaknya telah diikuti oleh musisi Arab lainnya, seperti Nawal Al-Zoghby, Amal Hijazi, Nancy Ajram, Faudel, dll.

Era globalisasi menuntut mengglobalnya segala sesuatu, begitu pula mengenai selera musik. Bukan lagi jamannya selera musik harus berpusat pada dunia barat. Musik dunia begitu luas untuk diselami, dan banyak diantaranya merupakan musik yang asyik untuk di dengar. Begitu pula Indonesia, sekaranglah saatnya untuk memperkenalkan musik Indonesia kepada dunia.

More info:
Wikipedia

Sample of Arabic Music:
Melody4Arab