Showing posts with label movie review. Show all posts
Showing posts with label movie review. Show all posts

Monday, September 29, 2008

Resensi Film Laskar Pelangi


Tanggal 25 September kemarin, aku termasuk dari sedikit orang yang beruntung mendapatkan kesempatan untuk menonton premiere Laskar Pelangi. Tentunya seneng banget rasanya, karena buat aku novel Laskar Pelangi memang sudah begitu spesial. Film yang diangkat dari bagian pertama novel tetralogi dengan judul yang sama ini memang begitu fenomenal. Pada postingan sebelumnya udah aku ceritain gimana menggebu-gebunya antusias dari warga Jogja untuk berebutan nonton film yang disutradarai oleh Riri Riza dan diproduseri Mira Lesmana ini.

Film berdurasi sekitar 2 jam ini menceritakan kehidupan 10 anak untuk mendapatkan pendidikan di salah satu pulau terkaya Indonesia, Belitong (bagian dari Provinsi Bangka Belitung). Bersama dua guru terkasih mereka, Ibu Muslimah (Cut Mini) dan Pak Harfan (Ikranagara) mereka berhasil membuktikan bahwa keterbatasan tidak mampu untuk menghambat semangat mereka untuk berprestasi dalam pendidikan.


Ikal, Lintang dan Mahar adalah salah satu dari murid-murid spesial di SD Muhammadiyah Gantong, bersama ketujuh teman mereka yang lain mereka tergabung dalam Laskar Pelangi. Mahar dengan cita rasa seninya yang tinggi berhasil membuat SD Muhammadiyah berprestasi pada Lomba Karnaval 17-an. Juga Lintang yang cerdas mampu menjadikan SD Muhammadiyah memenangkan perlombaan cerdas cermat, meskipun akhirnya nasib buruk menimpanya. Sementara Ikal yang terlibat asmara dengan seorang putri tionghoa. Keseluruhan kisah mampu terjamu secara apik dan mengharukan. Sinopsis selengkapnya, lihat disini..

Secara umum film ini memang mendidik sekaligus menghibur. Namun durasi film yang cukup singkat untuk sebuah adaptasi dari banyak kisah dalam buku Laskar Pelangi cukup banyak memangkas banyak cerita aslinya (sesuai dalam buku). Aku sedikit kecewa, pemangkasan cerita itu malah dibumbui oleh beberapa kisah yang tidak terdapat dalam buku. Mungkin itulah yang dinamakan adaptasi, tidak selalu berpatokan pada cerita asalnya.


Andrea Hirata sendiri mengatakan "Film Laskar Pelangi merupakan karya sineas film, bukan karya saya, sehingga saya tidak akan banyak ikut campur dalam pembuatannya". Anjuran aku, bila ingin lebih puas memaknai kisah Laskar Pelangi, lebih baik sebelum atau sesudah melihat film untuk membaca bukunya. Sejujurnya kisah Laskar Pelangi memang begitu panjang dan bermakna untuk diwujudkan dalam sebuah film.

Senada dengan Andrea Hirata, aku kini mulai memandang film dan buku Laskar Pelangi sebagai dua karya dari dua bidang seni yang berbeda. Baik film maupun bovel mempunyai kelebihan masing-masing, juga penggemar tersendiri. Dibanding film-film Indonesia lainnya yang bertebaran di bioskop saat ini, Laskar Pelangi mampu menyuguhkan tontonan yang lebih bermutu sekaligus mendidik. Ayo rame-rame tonton film ini di bioskop terdekat, tapi harus cepat-cepat karena tiketnya terbatas dan laku keras, hehehe.



Link:


Tuesday, September 16, 2008

RENT : No Day But Today


RENT, directed by Chris Colombus is movie adaptation to the Pulitzer and Tony Award winning musical with the same title. This movie portrait the life a group of bohemians in the East Village of New York, some of them are HIV positive. They struggle their life in a lot of challenge to live in poverty. They are Mark, Roger, Mimi, Collins, Angel, Maureen, Joanne and their landlord Ben. Together they present how the real life in New York is.

One night in Christmas Eve, their landlord shut down electricity in their apartment during the eviction warning because all of inhabitants not yet pay the rent. It gains a lot of protest, so they plan the biggest protest held by Maureen. Ben, the landlord asks both Mark and Roger to prevent this protest, but the protest yet be held.


The romance is about some character on RENT. Roger the guitarist, he had a trauma about his dead girfriend and drug abuse. He got a flirt from Mimi, go-go dancer in the Catscratch Club. Angel, a drag queen and Collins, MIT lecturer were homosexual couple. They both met each other when Collin attacked by bandit and Angel help him. And last Mark who got trouble as he dumped by Maureen, a bisexual girl. Maureen a talented artist had new lover named Joanne, a lawyer with over-possessive mind. There always upside down story of their romance inside.


They were a group of people who suffer injustice, but together they are strong. There is no future and no past, because no day but today. Someone might came and gone, but there still remain a memory they have. It is 525.600 minutes to count a year, during a year of life there are so many story to tell. The matter is not how much the time remain, but it is how to use the time to create the sweetest memory so later it would be sweetest goodbye.

As a musical based movie, RENT have various beautiful music score. The most famous is Season of Love, which always played at graduation party. The other soundtrack are wonderful, the song sang by the cast too, no dubbing. That's what makes this movie excellent.

RENT gives a nice picture of friendship in pluralism where judgment isn’t exist. That is why RENT gets success and reaches the nice revenue in box office. What can be more beautiful than a real life presented in a screen? Lets watch RENT, you will get the good things inside.

Cast of Rent:
  • Anthony Rapp as Mark Cohen (Mark)
  • Adam Pascal as Roger Davis (Roger)
  • Rosario Dawson as Mimi Marquez (Mimi)
  • Jesse L. Martin as Tom Collins (Collins)
  • Wilson Jermaine Heredia as Angel Dumott Schunard (Angel)
  • Idina Menzel as Maureen Johnson (Maureen)
  • Tracie Thoms as Joanne Jefferson (Joanne)
  • Taye Diggs as Benjamin Coffin III (Ben)


Reference:
Wikipedia
IMDB

Sunday, September 14, 2008

Laskar Pelangi The Movie


Laskar Pelangi memang fenomenal, kehadiran buku tetralogi tersebut sungguh mampu membius setiap orang yang membacanya untuk ikut larut dalam pengalaman Andrea Hirata dan gengnya di sekolah reot Muhammadiyah di pedalaman Belitong. Tentunya kisah itu akan lebih menarik lagi jika difilmkan, dan ternyata memang benar... Laskar Pelangi akan difilmkan. Disutradarai oleh Riri Riza dan diproduseri oleh Mira Lesmana, tentunya akan menjadi film yang sangat ditunggu-tunggu.

Film ini adalah sebuah film inspiratif mengenai perjuangan kalangan miskin di Belitong dalam usaha mereka untuk menggapai mimpi melalui persahabatan yang mampu untuk menyelamatkan hidup mereka. Kisah yang terjadi di desa Gantong, Belitong. Sebuah cerita mengenai sepuluh orang siswa yang tergabung dalam Laskar Pelangi. Beserta seorang ibu guru bernama Ibu Muslimah yang diperankan oleh Cut Mini dan Pak Harfan, sang kepala sekolah yang diperankan oleh Ikranagara, geng Laskar Pelangi menghadapi begitu banyak keterbatasan di sekolahnya yang reyot SD Muhammadiyah.


Dalam menghadapi segalah ketebatasannya, sepuluh orang murid itu terus berusaha agar tetap bisa sekolah. Dengan segala keunikan dan keistimewaan yang dimiliki Ikal (Zulfani), Lintang (Ferdian), Mahar (Veris Yamarno) serta masing-masing anggota Laskar Pelangi, munculah pendorong semangat bagi sekolah mereka yang menjadi kisah yang tak terlupakan.

Kehadiran film ini begitu ditunggu-tunggu oleh segenap penggemar Laskar Pelangi. Begitu pula aku dan ibuku yang telah lama menjadi penggemar Laskar Pelangi. Nantikan pemutarannya serentak di Indonesia tanggal 25 September 2008

Sumber:
Official Website
Laskar Pelangi Blog
Galeri Foto
Trailer Laskar Pelangi