Showing posts with label graphic design. Show all posts
Showing posts with label graphic design. Show all posts

Tuesday, October 21, 2008

Quick Post


Nggak terasa rasanya udah 6 hari semenjak postingan terakhir. Berada dalam situasi malas seperti ini memang kadang membuat keterusan sampai akhirnya menyadari banyak hal yang terlewat. Kalau sudah kayak gitu biasanya hanya bengong atau mulai bingung. Apa daya sesuatu yang terlewat memang tidak bisa dikembalikan lagi. Jadinya yang bisa dilakuin cuma mengais-ngais apa saja yang belum terlewat untuk kemudian dimanfaatkan sebaik-baiknya. Lebih baik terlambat daripada tidak pernah sama sekali. Tapi tentunya akan lebih baik lagi jika tidak pernah sampai terlambat.

Ngomong apa sih tadi barusan? Yang jelas selama 6 hari ini aku banyak disibukkan oleh berbagai kegiatan nggak penting. Tidak post bukan berarti tidak online. Hampir setiap hati aku online cuma tidak punya ide untuk posting, bahkan hari ini. Kerasa banget deh rasanya kalo bener-bener butuh banget yang namanya komputer. Disaat punya ide, tiba-tiba saja bisa menguap kalo nggak segera direalisasikan. Tapi apapun itu, jangan sampai keterbatasanku mampu membatasiku lebih jauh lagi. Sekarang itu waktunya bangkit untuk mencari sesuatu yang belum ada, bukan untuk menyesali apa yang tidak ada. Fasilitas memang membantu terciptanya kreativitas, namun bukan menjadi candu kreativitas.

Omong-omong seneng juga nie, akhirnya aku dapat awardku yang pertama dari mbak Astrid as Friendly Blogger. Berlebihan nggak sih sebenernya? Sebagai blogger aku tidak cukup rajin untuk blogwalking dan berkenalan dengan temen blogger lainnya. Cukup friendly-kah aku? Hehehe, aku rasa masih jauh lah. Positive thinking-nya moga-moga dengan award ini aku bisa semakin friendly, baik di dunia maya maupun nyata. Biarpun nggak ada kewajiban untuk nerusin ke banyak orang, tapi aku akan coba untuk nerusin award ini buat pak'deku sendiri dan Antown. Monggo diambil ya, itulah susahnya kalo nggak cukup friendly, dikasih award gini bingung mau kirim balik ke siapa.

Setelah berkali-kali gonta-ganti logo, akhirnya aku nemu juga logo dan tagline yang cocok buat blog ini. Logo ini tipografinya terinspirasi dari album-art Womanizer-nya Brtiney Spears. Bahkan aku memakai jenis font yang sama, moga-moga saja nggak dikatakan plagiat. Ya kata orang sih terinspirasi itu lebih terhormat daripada plagiat. Gimana menurut kisanak logo baruku ini? Hope got a good respond. itung-itung belajar desain lah. Sudah lama vakum soalnya.


Cukup banyak sebenarnya rencanaku ke depan yang udah aku pikirkan. Salah satunya adalah untuk bisa kerja part time. Saat ini memang aku butuh penghasilan untuk bisa menebus notebook dambaan. Selain itu aku juga pengen lebih serius kuliah. Belakangan ini aku merasa begitu ketinggalan dan tambah geblek. Kalo ingin masa depan yang lebih baik seharusnya aku mampu merubah semua kebiasaan buruk itu. Hilangkan sifat malas dan semakin semangat. Kesuksesan hanya menunggu untuk diraih kok sebenernya.

Hari ini juga adikku Sinta berangkat ke Bandung buat acara lomba bahasa Mandarin. Moga-moga dia bisa sukses disana dan mendapat juara. Melihat usahanya yang gigih untuk belajar dan latihan bahasa Mandarin selama setahun ini rasanya cukup pantas dia mendapatkannya. Tapi tentunya keputusan juri dan kehendak Tuhan yang menentukkan segalanya. Lagi-lagi sebagai manusia cuma bisa menerima segala pemberian Tuhan sebagai anugerah. Bila pandai bersyukur pasti akan mendapat lebih.

Seperti biasa gambar bersumber dari Corbis

Saturday, September 20, 2008

Tipografi, Elemen Desain Grafis


Dalam desain grafis, akan selalu saja ada cara untuk menciptakan karya yang kreatif. Salah satu caranya adalah menggunakan tipografi untuk memanipulasi suatu desain agar terlihat lebih menarik. Pada dasarnya tipografi adalah teknik dan seni untuk mengatur huruf, desain huruf dan bentuk huruf. Biasanya tipografi digunakan oleh para desainer grafis untuk menyampaikan suatu pesan tertentu ataupun sebagai elemen grafis untuk mendukung suatu desain.

Sejarah tipografi memang tidak pernah lepas dari sejarah alfabet itu sendiri. Manusia mengenal ilmu tipografi sejak mulai memahami bahasa tulis. Penciptaan alfabet sendiri dimulai oleh bangsa Mesir kuno, lebih dari 1000 tahun sebelum manusia mengenal cara untuk menulis suatu kata. Alfabet murni pertama kali yang merupakan pengembangan dari hierogliph Mesir tercipta pada masa 2000 SM untuk menuliskan bahasa Semit oleh para budak Mesir. Kebanyakan alfabet yang ada di dunia saat ini adalah turunan dari pengembangan tersebut. Contohnya adalah alfabet Yunani dan Latin, atau alfabet lain dengan bentuk yang terlihat mirip.


Saat ini tipografi telah menjadi suatu gaya dalam penciptaan suatu desain grafis. Pada tipografi penggunaan huruf sebagai sumber bunyi dapat diabaikan. Artinya, penggunaan tipografi memungkinkan suatu huruf ditampilkan tanpa harus memaknakan suatu kata atau kalimat yang mengandung bunyi. Seniman desain grafis seringkali memanfaatkan huruf sebagai sarana pelengkap suatu desain untuk menciptakan suatu kesan tertentu.

Beberapa waktu yang lalu saat sedang blogwalking, tidak sengaja aku menemukan suatu blog yang membahas tipografi beserta portofolio karya-karya tipografi. Melalui portofolio itu dapat terlihat seberapa penting tipografi dalam desain grafis. Kumpulan karya-karya itu menunjukkan bahwa melalui pemilihan font dan porposi yang baik, maka suatu desain akan menjadi tampak menakjubkan. Tentunya untuk menciptakan suatu desain tipografi yang indah diperlukan tidak sedikit eksperimen seperti halnya gaya-gaya desain grafis lainnya.



Further information and source:
Typography - Wikipedia
Tutorial Tipografi - Master WEB
Tipografias Blogspot
Khasanah Pengetahuan : Tipografi
History of Alphabet - Wikipedia